Cerita Nostalgia Film Voltes V


Let's Volt In! Voltes V atau lebih di kenal di Indonesia sebagai Voltus berkisah tentang bangsa alien bertanduk dari Planet Boazan yang berencana untuk mengambil penduduk bumi untuk dijadikan budak bagi kerajaan mereka. 

Bangsa Boazan ialah paduan antara teknologi dan budaya medieval dimana para Boazan yang tidak bertanduk dianggap sebagai budak. Seorang anak bangsawan lahir tanpa tanduk dan diberikan tanduk palsu. Ia menjadi peneliti jenius bernama Profesor Gou dan merupakan pewaris tahta Boazan. 

Zambojil, Bangswan Boazan yang ambisius mengetahuinya dan merebut kesempatan itu. Profesor Gou menjadi budak sedangkan Zambojil menjadi kaisar. Si jenius memimpin pemberontakan tetapi kalah dan kabur ke bumi, ia bekerja sama dengan kekuatan pertahanan bumi yaitu Jenderal Oka dan Professor Hamaguchi untuk membuat senjata mutakhir.

Mereka merekrut lima anak muda yang pemberani. Masing-masing mengendarai satu pesawat khusus yang dapat digabungkan menjadi satu robot besar : Voltes V. Kelima anak muda ini bernama:

  • Kenichi Gou
  • Ippei Mine
  • Daijiro Gou
  • Hiyoshi Gou
  • Megumi Oka

Arsenal Voltes V terdiri dari berbagai rudal, bazoka, balok, dan senjata seperti Chōdenji Top (Serupa dengan Chōdenji Yo-Yo dari Combattler V) dan Tenkūken (天空 剣 Sky Sword, "Laser Pedang", "Excalibur "dalam  Italia). Dengan Tenkūken, Voltes V menandai saat-saat terakhir musuh dengan sebuah garis miring tanda tangan "V". Ini didirikan sebagai salah satu robot Super pertama yang menggunakan pedang dalam serangan Finishing nya. Voltes V berbeda dari desain robot dari plot Combattler V. Voltes V lebih serius daripada alur cerita komedi dari Combattler V. Voltes V juga mengikuti formula yang mirip dengan Daimos.




Akhir Film Voltes V
Ternyata Big Falcon sebenarnya sebuah kapal ruang angkasa raksasa ! Big Falcon naik ke langit dan bergabung dengan Solar Bird, FALCON VOLT – IN! Tujuan mereka sekarang adalah menyerang Boazania demi menyelamatkan Kentaro Gou, mengalahkan kejahatan Kaisar Zu Zambojil dan membebaskan budak . Tanpa perlawanan berarti, dengan cepat Voltes V menghancurkan pertahanan Benteng Boazania dan memperoleh kemenangan.


Tiga bersaudara bertemu dengan ayah mereka dengan air mata kebahagiaan. Kenichi menangis,  Dokter Kentaro Gou juga menangis. Sementara itu, Heinell berlari ke beberapa pasukan Bourgeouis yang mencoba melarikan diri dari benteng . Dia memarahi mereka untuk menjadi pengecut seperti itu. Salah satu dari mereka  menembak Heinell tapi Kazarin menyelamatkan Pangeran Hainell. Tembakan meleset dari target , tetapi mengenai Kazarin. Sambil mengaku cintanya, Kazarin meninggal dalam pelukan Heinell,.

Dalam keputusasaannya Heinell bertarung satu lawan satu dengan Kenichi, sebuah pisau yang ia gunakan menguak sebuah cerita pilu : pisau itu adalah pemberian Kentaro kepada istrinya sebelum ia dipenjara. Heinell ternyata adalah anak Kentaro Gou!

Mendadak Kaisar Zu Zambojil muncul menyerahkan diri dan menyalahkan Heinell, mengatakan itu semua ide Heinell  untuk menyerang Bumi. Heinell kecewa dan melemparkan pisau ke arahnya . Kaisar Zu Zombojil tewas, tapi sebelum tewas ia sempat meledakan granat . Granat meledak dan Heinell  menyelamatkan Kenichi yang nyaris terkena ledakan. Ledakan besar membelah tanah memisahkan Kenichi dan Heinell oleh celah besar dan api. Kenichi berteriak Heinell memanggilnya " Niisan " ( kakak ) dan juga Kentaro Gou memanggil namanya. Heinell tampak terkejut dan berkata pelan  " Otoosan " (ayah )... lalu Kenichi hilang tertelan api besar :' (.

Pertempuran sudah berakhir, Kentaro Gou kemudian pemimpin Boazania. Mesin Warp ditanamkan ke Voltes V sehingga bisa Warp dirinya kembali ke bumi . Big Falcon -Solar Bird dan Voltes V terbang kembali untuk menjaga Bumi ...